Tiga Siswa SD di Asahan Tolak Menu MBG Ikan Mujair Bau Belum Matang Viral
Tayang: Baca tanpa iklan
BeritaSerbaAda.web.id – Padang Sipirok. Tiga siswa sekolah dasar di Desa Padang Sipirok, Kabupaten Asahan, menolak mengonsumsi menu ikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial.
Dalam rekaman yang dilihat tim pada Selasa (21/4/2026), ketiga siswa tampak memegang ompreng atau wadah makanan masing-masing sambil menyampaikan penolakan terhadap menu yang disediakan. Mereka menyebut ikan yang diberikan berbau tidak sedap.
“Baunya ikan, kami tidak mau makan,” ujar salah satu siswa dalam video tersebut.
Di video terlihat menu ikan mujair atau nila yang tersaji masih tampak pucat dan diduga belum matang sempurna. Selain ikan, paket makanan yang dibagikan kepada siswa juga berisi sayur kacang panjang rebus, tempe goreng, serta buah salak.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Ledong Timur 2, Yusril Pasaribu, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak penerima manfaat. Dalam keterangannya kepada wartawan dan melalui video klarifikasi, ia mengakui adanya kekurangan dalam proses penyajian makanan.
“Menu yang kami berikan adalah ikan nila asam padeh. Memang terdapat bau amis pada ikan tersebut. Kami menegaskan bukan dalam kondisi busuk, namun ada kekurangan dalam proses pengolahan, terutama pada kontrol memasak dan bumbu,” ujarnya.
Yusril menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini. Ke depan akan kami perbaiki pengawasan dan kualitas penyajian makanan,” katanya.
Pihak penyelenggara MBG setempat saat ini tengah melakukan peninjauan internal terkait standar pengolahan makanan yang diberikan kepada para siswa.
