Sungai Bah Bolon di Pondok Seng, Sipispis Meluap, 1 Unit Beko Dikabarkan Hanyut
Tayang: Baca tanpa iklan
BeritaSerbaAda.web.id – Sergai. Air Sungai Bah Bolon di kawasan Pondok Seng, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mendadak meluap pada Sabtu (4/4/2026). Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba ini mengakibatkan arus sungai menjadi sangat deras hingga menyeret satu unit alat berat jenis beko yang berada di sekitar aliran sungai. Kejadian tersebut sempat mengejutkan warga setempat karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya.
Peristiwa ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk operator alat berat, warga sekitar, serta pemerintah desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serdang Bedagai yang turun melakukan pengecekan di lokasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat hanyutnya alat berat tersebut.
Menurut keterangan warga dan aparat desa, kejadian bermula saat debit air sungai tiba-tiba meningkat drastis dalam waktu singkat. Air yang sebelumnya berada dalam kondisi normal mendadak berubah keruh dan naik dengan cepat, disertai arus yang sangat kuat. Kondisi ini membuat alat berat yang berada di sekitar bantaran sungai tidak sempat diamankan dan langsung terseret arus.
Lokasi kejadian berada di kawasan aliran Sungai Bah Bolon yang melintasi wilayah perbukitan dan perkebunan di Kecamatan Sipispis. Wilayah ini dikenal memiliki karakter aliran sungai yang dapat berubah cepat, terutama saat terjadi hujan deras di bagian hulu. Meski di lokasi kejadian tidak turun hujan, kuat dugaan adanya kiriman air dari daerah hulu menjadi pemicu utama meluapnya sungai secara mendadak.
Hingga saat ini, penyebab pasti peningkatan debit air secara ekstrem tersebut masih dalam penyelidikan pihak terkait. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor alam berupa curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai yang menyebabkan lonjakan volume air dalam waktu singkat. Kondisi ini kerap memicu fenomena luapan mendadak yang berpotensi menyerupai banjir bandang.
Petugas BPBD Serdang Bedagai bersama aparat desa masih melakukan pendataan serta pemantauan di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, mengingat potensi peningkatan debit air masih dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan.
.jpeg)