Propam Mabes Polri Lakukan Pemeriksaan Senjata Api di Polres Labuhanbatu Selatan

Daftar Isi

Tayang: Baca tanpa iklan

Propam Mabes Polri Lakukan Pemeriksaan Senjata Api di Polres Labuhanbatu Selatan
Lihat Foto

 

BeritaSerbaAda.web.id – Labusel. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri bersama Slog Mabes Polri melakukan pemeriksaan senjata api (senpi) organik di Polres Labuhanbatu Selatan, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Labusel sebagai bagian dari pengawasan internal untuk memastikan penggunaan dan pengelolaan senjata sesuai prosedur.



Pemeriksaan dipimpin tim dari Mabes Polri yang terdiri dari KOMBES Pol Herry Affandi, S.I.K., M.M., AKBP Teguh, dan IPTU Novri, serta didampingi personel Bidpropam Polda Sumatera Utara. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Labuhanbatu Selatan, termasuk Kapolres AKBP Aditya S. P. Sembiring, Wakapolres, para pejabat utama, serta Kapolsek jajaran.



Dalam pemeriksaan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap gudang logistik, sistem penyimpanan, hingga senjata api yang digunakan oleh personel di lapangan. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan keamanan, kelengkapan administrasi, serta mencegah potensi penyalahgunaan senjata api.



Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh senjata api dalam kondisi baik dan layak pakai. Untuk senjata api laras pendek, tercatat sebanyak 233 pucuk tanpa ditemukan adanya kehilangan maupun pelanggaran. Sementara itu, amunisi mencapai 7.800 butir yang terdiri dari peluru tajam, karet, dan hampa.



Pada kategori senjata api laras panjang, jumlahnya tercatat sebanyak 74 pucuk dan seluruhnya juga dinyatakan layak operasional. Adapun amunisi berjumlah 8.100 butir dengan komposisi serupa, yang menunjukkan pengelolaan logistik berjalan tertib dan terdata dengan baik.



Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S. P. Sembiring menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah penting dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel Polri, khususnya dalam penggunaan senjata api yang memiliki risiko tinggi.



Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan yang menunjukkan kondisi seluruh senjata dalam keadaan baik menjadi indikator positif kedisiplinan anggota. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan internal, administrasi, dan perawatan senjata harus terus diperkuat secara berkelanjutan guna menjaga kepercayaan masyarakat serta mendukung situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Tim Redaksi: beritaserbaada.web.id