Gali Sumur Kering, Pria di Tanjung Morawa Tewas Kehabisan Oksigen

Daftar Isi

Tayang: Baca tanpa iklan

Lihat Foto
BeritaSerbaAda.web.id – Sumut. Seorang pria, Andi Saputra (40), warga Dusun I, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur di kediamannya, Rabu malam (8/4/2026). Korban diduga kehabisan oksigen saat menggali sumur yang kering kedalaman sekitar 15 meter.


 
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istri korban sepulang dari mengajar. Setibanya di rumah, ia tidak menemukan suaminya dan sempat memanggil namun tidak mendapat jawaban. Rasa curiga membuatnya mencari ke sekitar rumah hingga akhirnya menemukan korban berada di dalam sumur dalam kondisi tergeletak dan tidak merespons.


 
Saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dalam waktu singkat, sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi korban. Namun, karena kondisi lubang sumur yang sempit dan dalam, warga tidak berani melakukan upaya evakuasi secara mandiri.


 
Kepala Dusun I Desa Bandar Labuhan, Mahmud, yang mendapat informasi tersebut segera menghubungi tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Deli Serdang. Tak lama berselang, petugas Damkar bersama aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan area dengan memasang garis polisi.


 
Proses evakuasi dilakukan dengan menurunkan satu orang petugas Damkar ke dalam sumur menggunakan perlengkapan khusus, termasuk alat bantu pernapasan. Saat mencapai dasar, petugas menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan tubuh kaku. Jenazah kemudian diikat menggunakan tali dan dievakuasi ke permukaan dengan bantuan peralatan.


 
Setelah evakuasi, tim Inafis Polresta Deli Serdang, melakukan identifikasi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui telah lama menggali sumur secara mandiri karena sumber air di rumahnya mengalami kekeringan.


 “Korban sudah sering menggali sumur tersebut. Kedalamannya diperkirakan mencapai sekitar 15 meter,” ujar Rizal, warga setempat.


 
Mahmud menambahkan, korban diduga telah meninggal sejak sore hari saat berada di dalam sumur. Minimnya sirkulasi udara di ruang sempit tersebut diduga menyebabkan korban kehabisan oksigen.
 
“Korban kemungkinan kehabisan oksigen saat menggali sumur seorang diri dengan peralatan seadanya,” ujarnya.


 
Peristiwa ini diduga merupakan kecelakaan kerja dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian.

 

Tim Redaksi: beritaserbaada.web.id