Antrean BBM Mengular di Medan, Pembelian Pertalite Dibatasi Rp100 Ribu per Motor

Daftar Isi

Tayang: Baca tanpa iklan

Antrean BBM Mengular di Medan, Pembelian Pertalite Dibatasi Rp100 Ribu per Motor
Lihat Foto

 

BeritaSerbaAda.web.id – Medan. Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (1/4/2026). Kepadatan kendaraan terlihat terutama di SPBU yang menjual bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite. Untuk mengendalikan situasi dan menjaga ketersediaan stok, pihak SPBU membatasi pembelian Pertalite maksimal Rp100 ribu untuk setiap sepeda motor.



Peristiwa ini terjadi sejak pagi hari ketika sejumlah pengendara mulai memadati SPBU di beberapa titik kota, salah satunya di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Medan. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular hingga keluar area SPBU dan sebagian bahkan mencapai badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat karena banyaknya kendaraan yang menunggu giliran mengisi bahan bakar.



Situasi antrean panjang itu dipicu oleh meningkatnya jumlah masyarakat yang datang secara bersamaan untuk membeli Pertalite. Beberapa warga mengaku khawatir terhadap isu terbatasnya pasokan BBM subsidi serta kemungkinan adanya perubahan kebijakan distribusi. Kekhawatiran tersebut mendorong sebagian pengendara membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya, sehingga mempercepat habisnya stok di beberapa SPBU.



Melihat kondisi tersebut, pengelola SPBU kemudian mengambil langkah pembatasan pembelian untuk menjaga agar distribusi BBM tetap merata kepada masyarakat. Setiap pengendara sepeda motor hanya diperbolehkan membeli Pertalite maksimal senilai Rp100 ribu dalam satu kali pengisian. Kebijakan ini diterapkan agar seluruh pengendara yang mengantre tetap dapat memperoleh BBM tanpa harus menunggu stok baru datang.



Sejumlah warga yang berada di lokasi mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan giliran mengisi bahan bakar. Salah seorang pengendara yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar anak sekolah mengatakan antrean panjang membuat aktivitasnya sedikit terganggu karena waktu menunggu yang lebih lama dibandingkan hari biasanya. Ia berharap kondisi tersebut segera kembali normal agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh BBM.



Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan kendaraan. Dengan pembatasan tersebut, diharapkan stok Pertalite yang tersedia dapat didistribusikan secara merata kepada seluruh pengendara hingga pasokan kembali stabil di berbagai SPBU di Kota Medan.

 

Tim Redaksi: beritaserbaada.web.id