Tak Adil, Utamakan Pelamar dari Luar, Warga Sekitar Demo Kantor SPPG Sudirejo Medan

Daftar Isi

Tayang: Baca tanpa iklan

Tak Adil, Utamakan Pelamar dari Luar, Warga Sekitar Demo Kantor SPPG Sudirejo Medan
Lihat Foto

 

BeritaSerbaAda.web.id – Medan. Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di Kantor SPPG Sudirejo, Medan, pada Rabu, 26 Maret 2026. Aksi tersebut dipicu ketidakpuasan warga setelah tidak diterima sebagai karyawan dalam program yang dijalankan pihak SPPG. Warga menilai proses seleksi tidak adil dan memunculkan anggapan bahwa pelamar dari luar wilayah lebih banyak diterima dibandingkan warga sekitar.



Aksi demonstrasi ini melibatkan masyarakat yang sebelumnya telah mendaftar sebagai relawan. Mereka mendatangi kantor SPPG Sudirejo untuk menyampaikan aspirasi serta meminta penjelasan langsung terkait hasil seleksi yang diumumkan beberapa waktu sebelumnya.



Peristiwa ini bermula saat pihak SPPG membuka rekrutmen karyawan untuk mendukung pelaksanaan program. Informasi tersebut disambut antusias oleh warga di kawasan Sudirejo dan sekitarnya yang berharap dapat ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.



Namun, setelah hasil seleksi diumumkan pada pertengahan Maret 2026, sejumlah warga mengaku tidak lolos. Kekecewaan itu memicu reaksi dari masyarakat yang merasa kesempatan bagi warga sekitar tidak diakomodasi secara maksimal.



Dalam aksi tersebut, warga juga menyampaikan bahwa mereka melihat adanya pelamar dari luar wilayah yang dinyatakan lolos seleksi. Hal ini kemudian menimbulkan dugaan di kalangan warga bahwa proses rekrutmen lebih banyak menerima orang luar, meskipun hal tersebut merupakan persepsi yang belum sepenuhnya dirinci secara resmi oleh pihak pengelola.



Warga menuntut adanya transparansi dalam proses seleksi, termasuk penjelasan terkait kriteria penilaian dan proporsi penerimaan antara pelamar lokal dan luar daerah. Mereka juga berharap agar ke depan masyarakat sekitar lebih diprioritaskan dalam rekrutmen.



Menanggapi aksi tersebut, pihak SPPG menyatakan bahwa proses rekrutmen telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mereka menyebutkan bahwa penerimaan relawan tetap melibatkan warga lokal sesuai aturan yang telah ditetapkan.

 

Tim Redaksi: beritaserbaada.web.id