Operasi Ketujuh di Jermal, Aparat Gabungan Gempur Bandar Narkoba dan Judi, Kirim Pesan Keras ke Para Bandar
Tayang: Senin, 12 Januari 2026 17:11 WIB Baca tanpa iklan
BeritaSerbaAda.web.id – Medan Denai.
Aparat gabungan kembali menggelar operasi penertiban besar-besaran di kawasan Jermal, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Operasi ini merupakan operasi ketujuh yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menindak peredaran narkoba, praktik perjudian, serta berbagai bentuk kriminalitas yang selama ini meresahkan masyarakat.
Operasi tersebut melibatkan personel TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta unsur Pemerintah Daerah Kota Medan. Aparat menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba, lapak perjudian, serta tempat berkumpulnya pelaku kejahatan di kawasan tersebut.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, operasi kembali dilakukan karena kawasan Jermal masih menjadi wilayah rawan peredaran narkoba meski telah berulang kali dilakukan penindakan. “Ini merupakan operasi ketujuh yang kami laksanakan. Artinya, penanganan di wilayah Jermal harus dilakukan secara konsisten dan tidak boleh kendor,” ujar Jean Calvin saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, operasi sengaja digelar pada dini hari karena pada jam tersebut aktivitas transaksi narkoba dan perjudian masih kerap berlangsung. Dengan waktu tersebut, aparat dapat bergerak lebih efektif untuk menjangkau para pelaku sebelum melarikan diri. Petugas menyisir gang-gang sempit, rumah warga, serta lokasi yang dicurigai sebagai tempat aktivitas ilegal.
Dalam pelaksanaan operasi, aparat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang dan membongkar beberapa lapak yang diduga digunakan untuk praktik perjudian. Barang-barang yang berkaitan dengan aktivitas ilegal turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.
“Kami ingin menyampaikan pesan tegas kepada para bandar narkoba bahwa negara hadir dan tidak akan berhenti melakukan penindakan. Kawasan ini akan terus kami awasi,” tegas Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak.
Selain penegakan hukum, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat maupun memberikan perlindungan kepada jaringan narkoba dan perjudian. Warga diminta berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang terjadi di lingkungan mereka.
Pihak kepolisian memastikan operasi penertiban di kawasan Jermal akan terus dilakukan secara berkelanjutan pasca 11 Januari 2026. Aparat menegaskan komitmennya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba sekaligus menciptakan rasa aman dan tertib bagi masyarakat Kota Medan.
