Kronologi Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli, Api Pertama Kali Terlihat
Tayang: Kamis, 29 Januari 2026 17:23 WIB Baca tanpa iklan
BeritaSerbaAda.web.id – Medan.
Sebuah pabrik sandal merek Swallow milik PT Garuda Mas Perkasa dilanda kebakaran hebat pada Selasa malam (27/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di kawasan industri Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, dan mengakibatkan sebagian besar bangunan pabrik beserta isinya hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, M. Yunus, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 21.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
“Begitu menerima informasi, kami langsung mengirimkan unit pemadam ke lokasi karena api dilaporkan sudah membesar,” kata Yunus dalam keterangannya kepada wartawan.
Menurut Yunus, api pertama kali terlihat dari area gudang penyimpanan bahan baku di bagian belakang pabrik. Di dalam gudang tersebut tersimpan material karet dan bahan kimia yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat menjalar ke area produksi dan bangunan utama. Kondisi ini menyebabkan proses pemadaman berlangsung sulit dan memerlukan waktu lama.
Sebanyak puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos dikerahkan untuk mengendalikan api. Selain itu, Brimob Polda Sumatera Utara turut membantu dengan mengerahkan mobil Armoured Water Cannon (AWC) untuk menyemprotkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau. Kepulan asap hitam pekat sempat menyelimuti kawasan sekitar pabrik dan memicu kepanikan warga.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Pada saat kejadian, aktivitas produksi sudah berhenti dan tidak ada karyawan di dalam pabrik. Kami pastikan nihil korban jiwa,” ujar Oloan. Namun demikian, ia menyebut kerugian material diperkirakan cukup besar karena banyaknya mesin produksi dan stok barang yang terbakar.
Selama proses pemadaman, akses lalu lintas di Jalan Yos Sudarso sempat ditutup sementara untuk menghindari risiko keselamatan warga serta mempermudah mobilisasi kendaraan pemadam. Aparat kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar masyarakat tidak mendekat ke area kebakaran.
Terkait penyebab kebakaran, Oloan menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut telah diturunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di area gudang, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor,” ujarnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api. Garis polisi dipasang di sekitar area pabrik guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, pihak perusahaan dan aparat terkait masih melakukan pendataan dampak kebakaran serta langkah penanganan lanjutan pascakejadian.

Posting Komentar