Mobil Relawan Asal Banten Dibobol Maling di Medan, Peralatan Bantuan Bencana Raib

Daftar Isi

 Tayang: Selasa, 20 Januari 2026 20:26 WIB  Baca tanpa iklan

Editor: Amanda Putri

Mobil Relawan Asal Banten Dibobol Maling di Medan, Peralatan Bantuan Bencana Raib
eye icon

 

BeritaSerbaAda.web.id – Medan.

Sebuah mobil milik relawan kemanusiaan asal Provinsi Banten dibobol maling saat diparkir di kawasan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin dini hari, 19 Januari 2026, dan menjadi perhatian publik setelah video kondisi mobil yang rusak serta laporan kehilangan peralatan bantuan bencana beredar luas di media sosial.

 

Mobil itu diketahui digunakan oleh rombongan relawan bencana asal Banten yang sedang melakukan perjalanan menuju wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Saat kejadian, para relawan sedang beristirahat dan meninggalkan kendaraan dalam kondisi terparkir di pinggir jalan. Ketika kembali ke lokasi, mereka mendapati pintu mobil dalam keadaan terbuka dan isi kendaraan berantakan.

 

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang milik relawan dilaporkan hilang, di antaranya satu unit genset, tas carrier, perlengkapan logistik bantuan, serta beberapa barang pribadi. Peralatan itu rencananya digunakan untuk mendukung operasional relawan di lokasi bencana, termasuk penyediaan listrik darurat bagi warga terdampak.

 

Pihak kepolisian membenarkan adanya informasi terkait peristiwa tersebut. Kanit Reskrim Polsek Medan Baru menyatakan pihaknya telah menerima laporan awal dan sedang melakukan penelusuran.

“Kami sudah menerima informasi terkait dugaan pencurian terhadap mobil relawan yang diparkir di wilayah Medan Polonia. Saat ini masih kami dalami,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Senin (19/1/2026).

 

Menurut kepolisian, pencurian diduga terjadi pada dini hari saat kondisi lingkungan sekitar relatif sepi. Tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut, sehingga petugas masih mengumpulkan keterangan dari korban serta warga sekitar untuk memastikan waktu dan cara pelaku beraksi.

“Kami mengimbau korban untuk segera membuat laporan polisi secara resmi agar penyelidikan dapat dilakukan lebih lanjut,” tambahnya.

 

Polisi juga menyebutkan akan melakukan pengecekan terhadap kemungkinan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengungkapan kasus dan memastikan kronologi peristiwa secara utuh.

 

Dalam perkembangan berikutnya, kepolisian menyampaikan bahwa sebagian barang yang sempat dilaporkan hilang, termasuk genset, telah ditemukan. Namun demikian, tidak seluruh peralatan relawan berhasil diamankan, dan proses penyelidikan masih terus berlangsung.

“Beberapa barang sudah ditemukan, tetapi masih ada yang belum. Penanganan kasus ini masih berjalan,” kata Kanit Reskrim.

 

Peristiwa ini menyoroti kerawanan tindak kriminal terhadap relawan dan logistik bantuan saat singgah di wilayah perkotaan. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, termasuk relawan kemanusiaan, untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak pidana, agar dapat segera ditindaklanjuti.

 

Sumber: beritaserbaada.web.id