Sumut Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025, 10 Negara ASEAN Dipastikan Hadir di Deli Serdang

Daftar Isi

Tayang: Rabu, 12 November 2025 17:37 WIB  Baca tanpa iklan


Sumut Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025, 10 Negara ASEAN Dipastikan Hadir di Deli Serdang


eye icon 78,976 views



Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025 (The 17th South East Asian U18 & U20 Athletics Championships) yang akan berlangsung pada 15–18 November 2025 di Stadion Madya Atletik Deli Serdang. Sebanyak 10 negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Singapura, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Brunei Darussalam, telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam ajang bergengsi ini.



Kejuaraan ini merupakan ajang penting dalam kalender olahraga Asia Tenggara yang bertujuan mengembangkan potensi atlet muda dan mempererat kerja sama antarnegara ASEAN melalui olahraga. Sumatera Utara dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki infrastruktur atletik berstandar internasional, hasil dari peninggalan PON XXI Aceh–Sumut 2024, yang kini dimanfaatkan kembali untuk ajang internasional.



Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, memastikan seluruh persiapan telah mencapai tahap akhir. Pemerintah daerah bekerja sama dengan Kemenpora RI, PB PASI, dan Pemkab Deli Serdang untuk memastikan kejuaraan berjalan lancar, aman, dan berkelas internasional. Ia menegaskan bahwa Sumut siap menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang mampu bersaing di tingkat Asia.



Stadion Madya Atletik Deli Serdang kini dilengkapi dengan lintasan sintetis berstandar IAAF, sistem pencatat waktu otomatis, serta fasilitas pendukung seperti ruang ganti, area latihan, dan pusat medis atlet. Pemerintah juga telah menyiapkan transportasi, akomodasi hotel bintang tiga dan empat, serta pengamanan terpadu dari kepolisian dan TNI untuk menjamin kenyamanan seluruh peserta.



Lebih dari 285 atlet muda dari 10 negara ASEAN akan bertanding dalam berbagai nomor atletik seperti lari jarak pendek, lari estafet, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar lembing. Kompetisi ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet muda Asia Tenggara menjelang kejuaraan dunia dan Asian Games 2026, sekaligus menjadi ajang seleksi bagi atlet potensial menuju Olimpiade 2028.



Selain menjadi ajang olahraga, kejuaraan ini diharapkan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri diperkirakan datang ke Deli Serdang dan Medan, memberi peluang besar bagi sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, dan UMKM lokal. Pemerintah memanfaatkan momen ini untuk memperkuat branding Sumatera Utara sebagai pusat sports tourism Indonesia.



Pemprov Sumut optimistis bahwa kejuaraan atletik ini akan berlangsung sukses dan meninggalkan warisan positif bagi dunia olahraga Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan komunitas atletik ASEAN, Sumatera Utara diharapkan mampu menjadi ikon baru olahraga Asia Tenggara, sekaligus membuktikan kesiapan daerah ini dalam menyelenggarakan event berskala internasional.


Sumber: beritaserbaada.web.id