Kebakaran Hebohkan Simpang Tol Kuala Tanjung, Rumah Papan dan Doorsmeer Nyaris Ludes Dilalap Api
Tayang: Baca tanpa iklan
BeritaSerbaAda.web.id – Batu Bara. Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah papan yang juga difungsikan sebagai usaha doorsmeer dan tambal ban di kawasan Simpang Tol Kuala Tanjung, tepatnya di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat membuat warga panik karena api dengan cepat membesar dan hampir meludeskan seluruh bangunan yang berada di dekat akses jalan menuju Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.
Kebakaran terjadi pada sebuah bangunan semi permanen yang berdiri di pinggir jalan lintas menuju kawasan industri Kuala Tanjung di wilayah Desa Lalang. Bangunan tersebut diketahui milik seorang warga setempat yang digunakan sebagai tempat usaha pencucian kendaraan atau doorsmeer sekaligus tambal ban mobil. Saat kejadian, aktivitas di lokasi sedang berlangsung seperti biasa dengan beberapa warga berada di sekitar area usaha tersebut.
Menurut keterangan warga yang berada di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian dalam bangunan yang diduga berasal dari area penyimpanan peralatan dan tumpukan ban bekas. Dalam waktu singkat, api langsung membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari papan dan material kayu yang mudah terbakar. Asap hitam pekat pun membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan dan menarik perhatian warga yang melintas di sekitar simpang tol tersebut.
Kobaran api semakin sulit dikendalikan karena di sekitar lokasi terdapat banyak barang yang mudah terbakar, termasuk ban bekas, bahan pembersih kendaraan, serta perlengkapan usaha lainnya. Kondisi itu membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berusaha melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Armada pemadam berasal dari pemerintah daerah Kabupaten Batu Bara serta bantuan dari pihak perusahaan industri di kawasan Kuala Tanjung, termasuk tim pemadam milik Wilmar International yang turut membantu proses pemadaman. Petugas berupaya menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan karena api sudah terlanjur membesar ketika petugas tiba di lokasi. Petugas pemadam bersama warga bahu-membahu menyemprotkan air ke titik api selama hampir satu jam hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan. Setelah api mulai mereda, petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Kapolsek wilayah Medang Deras mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah peralatan usaha doorsmeer dan barang-barang yang berada di dalam bangunan dilaporkan hangus terbakar sehingga menyebabkan kerugian materi bagi pemiliknya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada sumber api yang berasal dari dalam bangunan, namun petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lainnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan barang mudah terbakar, terutama di bangunan semi permanen yang berada di kawasan padat aktivitas seperti jalur menuju kawasan industri Kuala Tanjung.
